Kamis, 13 Desember 2012

Empat Kantong Darah PMI Mojokerto Terinfeksi HIV/Aids

Lensa Indonesia, 12 Desember 2012 

Di kurun waktu tahun 2012, tercatat 4 kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terdeteksi positif HIV/AIDS. Empat kantong darah yang terdeteksi penyakit mematikan tersebut berasal dari pendonor tatkala digelar donor darah massal di sejumlah perusahaan-perusahaan. 

Saat ini, seluruh kantong darah yang terdeteksi HIV/AIDS tersebut sudah dimusnahkan oleh PMI. “Dari keempat kantong darah tersebut didapat dari satu pendonor perempuan, tiga pendonor laki-laki,” ungkap Dr.Widyastuti, Kepala UPTD PMI Kota Moajokerto, Rabu (12/12/2012). 

Ia menengarai, biang HIV/AIDS yang terdeteksi berasal para laki-laki yang suka ‘jajan’ hingga menularkan ke istri mereka. “Laki-laki yang tidak setia pada satu pasangan dan cenderung suka ‘jajan’, rentan terjangkit dan sekaligus penular HIV/AIDS,” katanya. 

Jumlah kasus yang sama juga terjadi pada tahun sebelumnya. Tahun 2011 juga ditemukan empat kasus darah yang tereaktif HIV/AIDS. Dua pendonor perempuan dan dua pendonor laki-laki. ”Dan status sosialnya sama, mereka pekerja pabrik,” terangnya. 

Menurut dia, proses pendeteksian darah terkena HIV/AIDS dilakukan dengan beberapa tahapan. Setelah ada donor, darah tersebut akan dikarantina selama satu jam kemudian dilakukan penyaringan dan akan terlihat apakah terjangkit tidak. Yang terdeteksi HIV/AIDS, rata-rata adalah pendatang, bukan warga Kota Mojokerto,” sergahnya. 

Hingga hari ini, stok PMI Kota Mojokerto sebanyak 586 kantong. Terinci, golongan darah A, 137 kantong, B 84 kantong, O 302 kantong, AB 60 kantong. Trombosit A, 2 kantong dan B 1 kantong.

“Jumlah ini belum ditambah 100 kantong dari pendonor dalam rangka HKSN ini,” tukas dia.@Wind

Sumberhttp://www.lensaindonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar